Sebuah penantian berakhir kejutan. Sangat terburu-buru, memang. Tapi sudah lama, bahkan sangat lama, membayangkan hal ini terjadi. Maka jika keadaan memaksa saya untuk memilih jadi serba terburu-buru, hanya ada satu kata yang bisa saya lontarkan. Maaf. Untuk segalanya.

Sudah lama KLJI membayangkan terjadinya sebentuk peristiwa PENGHARGAAN LUBANG JARUM yang merupakan kepedulian terhadap kreativitas pengguna Kamera Lubang Jarum, teknologi, sejarah, dan alam. Setelah KLJI memberikan penghargaan “seadanya” kepada Om Don Hasman di Jakarta dan kang Dayat di Bandung, maka ketika mas Taufik Razen mengajak KLJI berpartisipasi untuk bersama merayakan perayaan PURNAMA KAPAT di Bali sambil menyisipkan acara PURNAMA KAPAT PRIZE, saya langsung setuju. Meski dengan jangka waktu yang sangat singkat, saya yakin bisa terlaksana. Karena pemain KLJ di Indonesia banyak yang sudah siap secara fisik dan mental. Begitu juga banyak KLJI daerah yang sudah solid.

PURNAMA KAPAT PRIZE memang dipusatkan di Bali, karena tanggal 23 September yang pada kalender Bali disebut PURNAMA KAPAT, dirayakan masyarakat Bali. Bahkan dulu peristiwa ini dijadikan pijakan para seniman untuk merespon alam dan mewujudkannya dengan beragam karya. Bahkan sudah berlangsung lebih dari 1000 tahun. Bagi KLJI sesungguhnya juga merupakan sebuah peristiwa bersejarah, karena di Bali pada hari itu matahari ada pada titik tertinggi. 90 derajat di bumi Bali.

Menurut masyarakat Bali, PURNAMA KAPAT adalah Purnama yang terjadi pada Sasih Kapat dimana Purnama atau Bulan memberikan vibrasi lembut untuk jiwa dan untuk meningkatkan spiritualitas. Karena kelebihan energi surya disamping akan cepat meperoleh kemajuan tapi juga akan cepat memperoleh kehancuran. Disamping memberikan semangat dan motivasi juga membentuk karakter menjadi lebih keras. Maka odalan di bali sering diadakan pada saat purnama untuk melembutkan karakter manusia bali, sehingga terjadi keseimbangan. Apalagi pada saat Purnama Kapat. Saat puncak energi bulan menjadi penyeimbang dari energi surya.
Saat PURNAMA KAPAT akses energi bulan sangat besar didapat, berhubung matahari berada tepat di khatulistiwa sehingga pantulan cahaya matahari lewat bulan sampai ke bumi sangat tinggi dan gravitasi bulan sangat bagus dipakai untuk mulai belajar mengenal sang diri lewat meditasi. Mulai belajar melembutkan karakter sehingga bisa memberikan kesejukkan bagi semua mahluk.
Meski tahun ini cuaca ekstrem datang bertamu, tapi dulu biasanya hujan mulai turun pada saat PURNAMA KAPAT. Bunga-bunga bermekaran, aneka satwa menyiapkan masa berkembang biak. Dan ketika bunga telah menjadi buah, anak-anak mereka lahir dengan kecukupan makanan yang telah disediakan oleh alam. Bagi pasangan yang akan menikah, maka sasih kapat adalah bulan terbaik untuk menikah agar dapat menurunkan keturunan yang baik dan dapat membahagiakan orang tuanya.
Bahan tulisan dari wawancara dengan :
budayawan Taufik Razen dan tulisan Arya Tangkas Kori Agung
Komunitas Lubang Jarum Indonesia mengundang para sahabat penggemar lubang jarum dan pencinta karya visual fotografi, untuk bergabung dalam proyek Penghargaan Lubang Jarum PURNAMA KAPAT PRIZE, yang akan dilaksankan pada:

Hari/Tanggal
Kamis, 23 September 2010

Venue
Di seluruh pelosok Indonesia,
mulai Pkl. 01.00 hingga Pkl. 24.00 Indonesia bagian manapun.

Acara
Pendokumentasian/pemotretan segala objek menggunakan Kamera Lubang Jarum jenis apapun atau menggunakan proses fotografi tanpa kamera tapi berhubungan dengan kekuatan sinar matahari atau rembulan. Bisa menggunakan kertas foto, film ortho, film negatif berwarna atau hitam putih, film positif, atau bahan peka cahaya lainnya, dan boleh diproses dengan cara apapun.

Pengiriman Karya
Karya sementara dikirimkan melalui email ke: kljindonesia@yahoo.com
harap menyertakan judul karya, teknis pendokumentasian, dan deskripsi karya.

Penghargaan
1. Seluruh karya terpilih akan dipamerkan pada tanggal 14 oktober 2010 di acara PURNAMA KAPAT PRIZE bertempat di GWK (Garuda Wisnu Kencana) Bali.
2. Disediakan transportasi dan akomodasi dari Indonesia bagian manapun bagi 5 (lima) peserta yang dianggap mampu mewakili kreativitas pemain KLJ di Indonesia.
3. Disediakan satu Trophy PURNAMA KAPAT PRIZE bagi peserta yang dianggap paling layak mewakili kreativitas pemain KLJ di Indonesia.

Peserta
Terbuka untuk penggemar Kamera Lubang Jarum dan pencinta karya visual fotografi.

Kurator
Ray Bachtiar Dradjat & Taufik Razen

Info
Untuk konfirmasi, harap mengirimkan email ke: kljindonesia@yahoo.com
harap menyertakan judul: PURNAMA KAPAT PRIZE, nama, alamat, email, HP/no tlp.
Info bisa menghubungi langsung ke: 0813 178 44969 (Ray Bachtiar Dradjat)

Share:
  • Digg
  • email
  • Facebook
  • Google Buzz
  • Ping.fm
  • Plurk
  • StumbleUpon
  • Twitter
  • Yahoo! Buzz
  • del.icio.us
  • RSS
  • Tumblr