AJAK RAKIT KAMERA DARI LIMBAH KEMASAN KARTON
Untuk kedua kalinya Komunitas Kamera Lubang Jarum Indonesia (KLJI) Bandung atau yang lebih dikenal dengan sebutan ‘Pinhole Bandung’ berpartisipasi dalam Festival ‘Tanks to Nature’, yang diselenggarakan oleh PT. Ultrajaya, di Bumi Sangkuriang, Jl. Kiputih Bandung, pada 23 Oktober 2011 mendatang. Sebelumnya Komunitas yang berdiri sejak 2002 silam ini, tampil pula di festival ‘Tanks to Nature’, pada 16-17 Juli 2011 di Bumi Perkemahan (Buper) Cibubur Jakarta. “Dalam kegiatan ini, Kita dari komunitas lubang jarum mencoba mengajak untuk bersama-sama merakit kamera dari bahan limbah tetra pack,” ujar Deni Sugandi selaku koordinator KLJI Bandung dalam presentasinya pada acara konperensi press Festival’ Tanks to Nature’ bersama pihak penyelenggara, di Cafe ‘Concordia’ Bumi Sangkuriang, Jl. Kiputih Bandung, Rabu (12/0/2011) siang. Selain itu, menurut Kang Deni, “Kita tidak hanya merakit kamera, tapi mengajarkan bagaimana dapat memanfaatkan limbah menjadi alat baru yang bermanfaat, salah satunya kamera lubang jarum, karena kamera jenis ini, merupakan bagian dari fotografi,” lanjut Kang Deni sambil memperlihatkan kamera rakitan dari tetra pack dan beberapa hasil fotonya. Sebelumnya M Zaini Alif dari komunitas Hong mengatakan, semua mainan dan alat permainan anak yang di kumpulkan komunitas Hong selama ini, mayoritas berasal dari alam dan terkait kegiatan ini, Iapun ingin mengajak kepada masyarakat khususnya anak-anak lebih memahami alam dan lingkungannya,” ucap Kang Zaini yang merencanakan akan menyelenggarakan event ’Bandung Bermain’ pada 2012 nanti.
Kemudian ajakan untuk menciptakan lingkungan menjadi produktif, datang dari Bimo Sukowiyono, Wakil Ketua ‘Bandung Berkebun’ yang mengajak untuk lebih memanfaatkan halaman atau pekarangan rumah sebagai kebun produktif.” Dalam kegiatan ‘Tanks to Nature’ ini, kita akan mengadakan workshop khusus untuk anak-anak bagaimana cara bercocok tanam yang baik,” ujar Bimo yang juga anggota komunitas ‘Indonesia Berkebun’.
Dalam acara yang dihadiri sejumlah wartawan cetak dan elektronik lokal maupun nasional ini, Siska Suryaman selaku HAD Marketing PT. Ultrajaya menyatakan bahwa kegiatan ini, sebagai wujud rasa apersiasi kepada alam yang selama ini telah mendukung Teh kota dalam menghasilan produk-produk terbaik dan berkualitas.” Dengan gerakan ‘Tanks to Nature’, kita bisa jadikan sebagai semangat bersama untuk lebih peduli terhadap pelestarian alam dan mendorong masyarakat untuk menerapkan gaya hidup ramah lingkungan,” jelas Siska yang didampingi Adi Barnas dari PT Ultrajaya.
Pada acara yang bertema ’Berterima Kasih’ ini, masyarakat akan disuguhi beragam penampilan seni dan budaya nusantara dan Internasional, film dokumenter, pameran dan kegiatan fotografi, aneka ragam makanan tradisional, eco-bazaar, renungan alam, permainan dan kreativitas anak, dan masih banyak lagi. Masih dalam acara konperensi press, Kang Dodong Kodir seniman limbah asal kota Bandung, sambil memperagakan beberapa alat musik tradisional ciptaannya, menginginkan agar masyarakat lebih peduli terhadap limbah lingkungan, termasuk Dewi dari Eco Bazaar, yang dalam kesempatan nanti, akan menjual sejumlah pakaian (fesyen) dari bahan limbah. (Benk/Pinhole Bandung)













